HOME

DATABASE
PENELITIAN

 
   
Hasil Penelitian
 
JUDUL : Penelitian Pengaruh Kandungan Logam Berat dalam Daging Sapi dan Ikan Terhadap Kesehatan Manusia Serta Penanggulangannya
BIDANG : Pemerintahan dan Sosial Budaya
SEKTOR : Kesejahteraan Masyarakat

Data Peneliti
PERSONAL PENELITIAN
TIPE : team
NAMA PERORANGAN : BALITBANG PROVINSI JAWA TENGAH
KETUA TEAM :  
ANGGOTA TEAM : ````
 
LEMBAGA/INSTITUTE
ALAMAT : Jl. Imam Bonjol No. 190 Semarang 50132
KOTA : Semarang 50132
PROPINSI : Jawa Tengah
TELEPON : (024) 3540025, 3546063, 3521411, 35
EMAIL : sekretariat@balitbangjateng.go.id
 
PENELITI
ALAMAT :  
KOTA :  
PROPINSI :  
TELEPON :  
EMAIL :  
TAHUN PENELITIAN : 2008
BIAYA PENELITIAN : 0
SUMBER DANA : APBD Prov. Jateng
LOKASI : Jawa Tengah
ABSTRAK
'

Sejak tahun 2002 perkembangan sapi potong di Jawa Tengah mengalami peningkatan yang berarti, namun kenaikan ini tidak signifikan dengan kebutuhan akan daging sapi dari masyarakat. Tahun 2002 tercatat jumlah sapi potong di Jawa Tengah sebanyak 1.344.498 ekor, tahun 2003 menjadi 1.345.153, tahun 2004 sebanyak 1.365.650, tahun 2005 menjadi 1.390.208 ekor, dan tahun 2006 mencapai 1.392.590 (Jawa Tengah Dalam Angka 2007). Jumlah ini termasuk masuknya ternak dari luar wilayah Jawa Tengah yang mencapai 70 ribu ekor sapi setiap tahun.

 

Adanya peningkatan jumlah produksi hewan ternak sapi tersebut di satu sisi menggembirakan, namun di sisi lain ada kekhawatiran terhadap keamanan pangan (food safety) dari sumber daging tersebut, sehingga pemantauan (surveillance) terhadap kualitas daging yang dihasilkan harus berjalan dengan baik. Permasalahan keamanan pangan dari sumber daging adalah banyaknya sapi yang digembalakan di lokasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang dicurigai dagingnya terkontaminasi logam berat dari bahan yang dikonsumsinya. Hasil penelitian Universitas Diponegoro tahun 2002 menunjukan sapi yang makan sampah di TPA diketahui tercemar logam berat hingga melampaui ambang batas yang ditetapkan Departemen Kesehatan RI, WHO, JECFA, United Kingdom USA, maupun Australia. Jenis logam berat yang terkandung dalam daging sapi yang digembalakan di TPA sampah Jatibarang tersebut adalah Mercury (Hg), Cadmium (Cd) dan Cobalt (Co). Residu logam berat terdapat pada semua daging maupun bagian-bagiannya, yaitu meliputi daging bagian paha, daging bagian punggung, hati, rumen, abomasum, usus, lemak abdominal dan darah.

 

Kondisi yang sama juga terjadi pada ikan. Cemaran air oleh berbagai limbah B3 telah masuk dalam aliran tambak rakyat dan secara perlahan terkontaminasi logam berat. Dari hasil penelitian Balitbang Provinsi Jawa Tengah tahun 2006, menunjukkan bahwa di 12 kabupaten/kota pantai utara Jawa Tengah telah mengandung logam berat (Hg, Cd, Co, Pb, Cr, Ni, Zn, dan As) pada air, sedimen dan jaringan lunak kerang, kandungan logam berat tersebut sebagian besar telah melebihi ambang batas baku mutu yang ditetapkan oleh Keputusan Menteri Lingkungan Hidup No. 51 Tahun 2004; Surat Keputusan Dirjen POM Nomor. 3725/B/SKNTI/89; WHO dalam US FDA (1993); maupun Ontorio Ministry of Enviroment (1998).

 

Penelitian Bappeda Provinsi Jawa Tengah dan PPLH Universitas Diponegoro tentang kualitas estuaria di Jawa Tengah menunjukan 5 sungai dan estuaria yang tercemar logam berat melebihi ambang batas meliputi Kota Tegal (Sungai Gung dan Sibelis), Kabupaten Pekalongan (Sungai Pekalongan), Kota Semarang (Sungai Babon dan  Sungai Garang) dan Pati (Sungai Juwana). Bahkan beberapa wilayah estuaria yang berdekatan dengan TPA ikan-ikan telah tercemar lecheate (air lindi) yang di dalamnya terkandung logam yang sangat berbahaya.

 

Pencemaran produk-produk peternakan dan perikanan oleh logam berat dapat  menimbulkan bahaya kesehatan pada manusia.  Efek gangguan logam berat terhadap kesehatan manusia tergantung pada bagian mana dari logam berat tersebut yang terikat dalam tubuh serta besarnya dosis paparan.  Beberapa penyakit yang disebabkan oleh keracunan logam berat adalah anemia, gangguan pada berbagai organ tubuh dan penurunan kecerdasan. Anak-anak merupakan golongan yang beresiko tinggi keracunan logam berat (Balia dkk., 2009). Urutan toksisitas logam berat dari yang tertinggi sampai terendah adalah Hg2+ >Cd2+ > Ag2+ > Ni2+ > Pb2+ > As2+ > Zn2+.

 

Berkaitan dengan hal tersebut, diperlukan suatu kajian lebih mendalam tentang Pengaruh Kandungan Logam Berat dalam Daging Sapi dan Ikan terhadap Kesehatan Manusia serta Penanggulangannya, sebagai landasan dalam pengambilan kebijakan tentang keamanan pangan masyarakat.

'
KATA KUNCI : Logam Berat, daging sapi dan ikan, kesehatan manus

 

Hak Cipta 2007 Balitbang JATENG
Badan Penelitian dan Pengembangan 
Provinsi Jawa Tengah
Jl. Imam Bonjol No : 190 semarang 50132
Telepon : (024) 3540025, 3546063, 3521411, 3521410
Fax. : (024) 3560505
Email: 
sekretariat@balitbangjateng.go.id